SELAMAT DATANG PADA BLOG KAMI

" KUMPULAN KULINER KHAS INDONESIA "

Sunday, 29 January 2012

MIE AYAM


Sejarah Mie Ayam

Mie merupakan salah satu jenis makanan yang paling populer di Asia khususnya di Asia Timur dan Asia Tenggara. Menurut catatan sejarah, miepertama kali dibuat di daratan Cina sekitar 2000 tahun yang lalu pada masa pemerintahan dinasti Han. Dari Cina, mie berkembang dan menyebar ke Jepang, Korea, Taiwan dan negara-negara di Asia Tenggara bahkan meluas sampai kebenua Eropa. Menurut buku-buku sejarah, di benua Eropa mie mulai dikenal setelah Marco Polo berkunjung ke Cina dan membawa oleh-oleh mie. Namun pada perkembangannya di Eropa mie berubah menjadi pasta seperti yang kita kenal saat ini.
Sesungguhnya seni menggiling gandum telah lebih dahulu berkembang di Timur Tengah, seperti di Mesir dan Persia. Logikanya mie juga mula-mula berkembang di sana dan diajarkan sebagai sebagai lembaran-lembaran tipis menyerupai mie. Pada awalnya mie diproduksi secara manual, baru pada tahuan 700-an sejarah mencatat terciptanya mesin pembuat mie berukuran kecil dengan menggunakan alat mekanik. Evolusi pembuatan mie berkembang secara besar-besaran setelah T.Masaki pada tahun 1854 berhasil membuat mesin pembuat mie mekanik yang dapat memproduksi mie secara masal. Sejak saat itu, mie mengalami banyak perkembangan, seperti di Cina mulai diproduksi mie instant yang dikenal dengan nama Chicken Ramen dan di Jepang muncul Saparo Ramen (1962).

Aneka Jenis Mie

Secara umum mie dapat digolongkan menjadi dua, mie kering dan mie basah. Baik yang dalam kemasan Polietilen maupun dalam kemasan polysteren yang dikenal juga sebagai sterofoam. Pada umumnya mie basah adalah mie yang belum di masak (nama-men) kandungan airnya cukup tinggi dan cepat basi, jenis mie ini biasanya hanya tahan 1 hari . Kategori kedua adalah mie kering (kan-men), seperti ramen, soba dan beragam mie instant yang banyak kita jumpai di pasaran. Dilihat dari bahan dasarnya, mie dapat dibuat dari berbagai macam tepung, seperti tepung terigu, tepung tang mien, tepung beras, tepung kanji, tepung kacang hijau dll. Dari jenis tepung di atas, mie dari tepung terigu paling banyak digunakan khususnya untuk membuat mie instan. Adapun komposisi bahanya adalah tepung terigu, air, telur, garam dapur dan air abu atau air ki untuk pengenyal. Proses pembuatan mie melalui beberapa tahap. Pertama adalah tahap pencampuran. Dalam proses ini semua bahan dicampur menjadi satu sampai terbentuk adonan. Berikutnya adalah tahap pengulian, adonan diuleni sampai terbentuk adonan yang kalis, licin dan transparan. Setelah itu adonan dibentuk atau dipotong sesuai dengan jenis mie yang akan di buat.

Cara Membuat Mie 

Bahan :

1. 250 gr tepung terigu protein tinggi
2. 1 sdt air ki
3. 1/4 sdt garam
4. 1/4 sdt cmc (pengikat dari pati2an)
5. 100 ml air
6. 6 tetes pewarna kuning muda

Cara mengolahnya :

1. Dalam wadah plastik, aduk tepung, air ki, garam dan cmc.
2. Tambahkan air yang telah ditambah pewarna, aduk rata lalu gumpalkan.
3. Giling dengan gilingan mie dari ukuran terbesar sampai ukuran no.2 tiap ukuran gilingan, 
4. digiling 2-3 kali  sampai licin.
5. Potong-potong menggunakan gilingan mie.
6. Tabur dengan tepung tapioka biar tidak lengket.
7. Rebus dalam air mendidih hingga matang, lalu angkat kemudian lumuri minyak goreng, 
    aduk rata dan mie siap untuk diolah


Cat :
  1. air ki= air abu/air bleng,warna bening seperti air, dijual pasar-pasar tradisional di tukang tahu atau tukang kembang (untuk sesajen) atau biasa juga dijual di toko bahan kimia, fungsinya utk pengenyal mie dan membantu melenturkan mie hingga tidak mudah putus.
  2. cmc=semacam maizena


Resep mie ayam 

Resep ini saya buat dari pengalaman saya berjualan mi ayam selama 5 tahun dan hasilnya sangat menggembirakan. mi yang digunakan menggunakan mie spesial yang saya pesan dari penjual mi ayam di pasar tapi terkadang saya membuat mi sendiri untuk mengurangi pengeluaran dan menambah penghasilan, tapi hasilnya tidak kalah dari penjual mi di pasar bahkan kata pelanggan saya mi ayam yang mi nya saya buat sendiri lebih kenyal dan enak. Silahkan di coba di dapur sendiri resep mie ayam berikut ini, semoga rasanya tidak mengecewakan.

Bahan-bahan resep mie ayam:

1. 1/2 kg mie ayam (siap dibeli di pasar)
2. 300 gr Daging ayam direbus dan dipotong kotak
3. 100 ml Kecap asin
4. 100 ml Minyak ayam
5. 3 sdm Kecap manis
6. 2 sdm Kecap Ingris
7. 2 batang Daun bawang dirajang
8. Caisin segar
9. Penyedap rasa 
10. Bawang goreng secukupnya.

Bumbu halus resep mie ayam:

1. 5 buah Bawang merah
2. 3 siung Bawang putih
3. 1 sdt Ketumbar
4. 3 cm Kunyit
5. 3 cm Jahe
6. 4 butir Kemiri

Bahan Kaldu:

1. 2 liter Air
2. 1/2 kg Tulang ayam
3. 1/2 sdt Lada bubuk
4. 1 sdt Garam

Proses pembuatan resep mie ayam:

1. Kaldu: air direbus hingga mendidih, masukkan tulang ayam, rebus dengan api kecil 
    hingga kaldu beraroma harum. Tambahkan lada bubuk dan garam.
2. Tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum dan matang, masukkan ayam, tumis hingga 
    bumbu menyerap ke dalam ayam,tambahkan penyedap, tumis sebentar, angkat, sisihkan.




Resep mie ayam ini bebas di modifikasi sesuai selera keluarga Anda.

BAKSO

Bakso atau baso atau Meatball (dalam bahasa inggris) adalah jenis makanan yang berbentuk bola daging yang paling lazim dalam masakan Indonesia.[1] Bakso umumnya dibuat dari campuran daging sapi giling dan tepung tapioka, akan tetapi ada juga baso yang terbuat dari daging ayam, ikan, telor ayam, atau udang. Dalam penyajiannya, bakso umumnya disajikan saat panas dengan kuah kaldu sapi bening, dicampur mi, bihun, taoge, tahu, terkadang telur, ditaburi bawang goreng dan seledri. Bakso sangat populer dan dapat ditemukan di seluruh Indonesia; dari gerobak pedagang kaki lima hingga restoran besar. Berbagai jenis bakso sekarang banyak di tawarkan dalam bentuk makanan beku yang dijual di pasar swalayan dan mall-mall. Irisan bakso dapat juga dijadikan pelengkap jenis makanan lain seperti mi goreng, nasi goreng, atau cap cai.


               

 

      

Sejarah Bakso

Bakso memiliki akar dari seni kuliner Tionghoa Indonesia hal ini ditunjukkan dari istilah Bakso berasal dari kata Bak-So, dalam Bahasa Hokkien yang secara harfiah berarti 'daging babi giling'. Karena kebanyakan penduduk Indonesia adalah muslim, maka bakso lebih umum terbuat dari daging halal seperti daging sapi, ikan, atau ayam. Seiring berkembangnya waktu, istilah bakso menjadi lebih dikenal dengan 'daging giling' saja. Kini, kebanyakan penjual bakso adalah orang Jawa dari Wonogiri dan Malang. Tempat yang terkenal sebagai pusat Bakso adalah Solo dan Malang yang disebut Bakso Malang.


Variaan/ Jenis Bakso

  • Bakso urat: bakso yang diisi irisan urat atau tendon dan daging tetelan kasar
  • Bakso bola tenis atau bakso telur: bakso berukuran bola tenis berisi telur ayam rebus
  • Bakso Gunung: bakso berbentuk Bola Besar menyerupai gunung yang akan meletus
  • Bakso gepeng: bakso berbentuk pipih
  • Bakso ikan: bakso berbahan daging ikan
  • Bakso udang: bakso berbahan dari udang
  • Bakso Malang: hidangan bakso dari kota Malang , Jawa Timur; lengkap dengan mi kuning, tahu, siomay, dan pangsit goreng
  • Bakso keju: bakso resep baru berisi keju
  • Bakso Bakar: bakso yang diolesi bumbu khusus dan dibakar langsung (tanpa arang) dan disediakan bersama potongan ketupat dan kuah kaldu yang hangat dan bumbu kacang. Biasanya bumbu oles sebelum dibakar merupakan salah satu yang menentukan enak atau tidaknya bakso bakar.

Kesehatan

Dalam proses pembuatanya, ada bakso yang dicampur dengan boraks atau bleng untuk membuat tepung menjadi lebih kenyal mirip daging serta lebih awet.[2] Hal ini membuat bakso pernah dianggap makanan yang kurang aman oleh BPOM. BPOM mengingatkan bahwa mengonsumsi makanan berkadar boraks tinggi selama kurun 5–10 tahun dapat meningkatkan risiko kanker hati.[3] Maka bakso yang dijual di berbagai pasar tradisional dan pasar swalayan diwajibkan bebas boraks.

 Resep Membuat Bakso 

Bahan Bakso:
1. 250 gram daging sapi, giling sampai halus sekali
2. 125 gram tepung kanji
3. 25 cc air
4. 1/2 sendok makan garam
5. 2 siung bawang putih, haluskan
6. 1/4 sendok teh merica bubuk

Kuah ayam:
1. 750 cc kaldu ayam
2. 1/2 sendok teh merica bubuk
3. 1 sendok teh garam
4. 1 batang daun bawang, iris tipis

Cara membuat Bakso:
1. Campur daging sapi giling dengan tepung kanji, garam, bawang putih, dan merica 
    bubuk, uleni sambil ditambah air sedikit-sedikit sampai adonan licin.
2. Didihkan air yang agak banyak, lalu kecilkan api sampai air tidak bergolak lagi.
3. Kepal adonan hingga keluar dari genggaman, sendoki dan masukkan ke dalam air 
    mendidih tadi,
4. Rebus kira-kira 10 menit, jaga air jangan sampai bergolak agar bakso tidak pecah.
5. Kuah ayam: didihkan kaldu ayam, masukkan merica bubuk dan garam, aduk rata, 
    lalu masukkan bakso, didihkan kembali, angkat dari api, taburi dengan daun bawang.
6. Biasanya disajikan bersama-sama dengan Mi Ayam Jamur dan Pangsit Rebus.


SELAMAT MENCOBA !!!!!!! SEMOGA BERMANFAAT !!!!!!!!!!!